Ketua KADIN Kota Jakarta Timur Anta Ginting (kiri) bersama Wakil Walikota Administrasi Jakarta Timur Kusmanto (kanan) saat menghadiri Rapat Pimpinan Kota (RAPIMKOTA) V di Luxury Inn Orion Hotel, Rawamangun. (Foto: foto.okezone.com)
JAKARTA – Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kota Jakarta Timur baru saja merampungkan Rapat Pimpinan Kota (RAPIMKOTA) V Tahun 2026, sebuah forum krusial yang mengukuhkan kembali pentingnya peran pengusaha lokal sebagai motor penggerak utama ekonomi daerah. Kegiatan yang berlangsung di Luxury Inn Orion Hotel, Rawamangun, pada 12 Mei 2026 ini dihadiri oleh Ketua KADIN Kota Jakarta Timur Anta Ginting dan Wakil Walikota Administrasi Jakarta Timur, Kusmanto, menunjukkan sinergi kuat antara sektor swasta dan pemerintah daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
Pengusaha Lokal: Fondasi Ekonomi Jakarta Timur
RAPIMKOTA V ini menjadi penanda penting, bukan hanya sebagai evaluasi kinerja kepengurusan masa bakti 2021-2026, tetapi juga sebagai platform untuk merumuskan program kerja strategis ke depan. Dengan tema “Pengusaha Lokal Sebagai Pilar Penggerak Ekonomi Jakarta Timur,” KADIN secara tegas menggarisbawahi kekuatan dan potensi pelaku usaha di tingkat akar rumput. Anta Ginting menekankan, “Kekuatan pelaku usaha lokal adalah faktor esensial dalam menghadapi berbagai tantangan ekonomi global dan regional. Mereka bukan hanya menciptakan lapangan kerja, tetapi juga membangun ekosistem bisnis yang tangguh dan mandiri.”
Keterlibatan aktif pengusaha lokal dalam rantai pasok, inovasi produk, dan distribusi jasa menjadi kunci vital. Kehadiran mereka memastikan perputaran uang tetap berada di wilayah, menstimulasi pertumbuhan sektor-sektor terkait, serta mengurangi ketergantungan pada produk atau jasa dari luar daerah. Ini sejalan dengan visi pemerintah untuk memperkuat ketahanan ekonomi nasional dari unit terkecil.
Sinergi Pemerintah dan Dunia Usaha Hadapi Tantangan
Kehadiran Wakil Walikota Administrasi Jakarta Timur, Kusmanto, dalam RAPIMKOTA ini menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk mendukung inisiatif KADIN. Sinergi antara pemerintah dan dunia usaha memegang peranan krusial, terutama dalam menciptakan iklim investasi yang kondusif, mempermudah perizinan, dan menyediakan akses terhadap pelatihan serta pembiayaan bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Anta Ginting lebih lanjut menjelaskan bahwa pengusaha lokal saat ini menghadapi beragam tantangan, termasuk:
- Fluktuasi harga bahan baku.
- Persaingan pasar yang semakin ketat, baik dari produk impor maupun bisnis daring berskala besar.
- Akses terbatas terhadap teknologi dan digitalisasi.
- Keterbatasan modal dan akses ke lembaga keuangan formal.
- Kebutuhan peningkatan kapasitas SDM dan literasi digital.
“Melalui RAPIMKOTA ini, kami merumuskan langkah-langkah konkret untuk menjawab tantangan tersebut, termasuk program pendampingan, fasilitasi akses permodalan, dan pelatihan digitalisasi bisnis,” ujar Anta Ginting. KADIN Jakarta Timur, melalui program-programnya, berupaya menjadi jembatan antara pengusaha lokal dengan sumber daya yang dibutuhkan.
Evaluasi Kinerja dan Proyeksi Masa Depan KADIN
Sebagai RAPIMKOTA terakhir dalam masa bakti kepengurusan 2021-2026, acara ini sekaligus menjadi momen penting untuk melakukan evaluasi menyeluruh atas program kerja yang telah dijalankan. Evaluasi ini mencakup keberhasilan dalam memberdayakan UMKM, meningkatkan jaringan bisnis anggota, serta peran KADIN dalam advokasi kebijakan ekonomi daerah. Hasil evaluasi akan menjadi fondasi bagi penyusunan program kerja kepengurusan berikutnya, memastikan kesinambungan dan relevansi KADIN dalam memajukan ekonomi Jakarta Timur.
KADIN Jakarta Timur juga akan terus mendorong kolaborasi lintas sektor dan menginisiasi program-program yang berorientasi pada masa depan, seperti pengembangan ekonomi kreatif, dukungan terhadap startup lokal, serta integrasi bisnis lokal ke dalam ekosistem digital yang lebih luas. Hal ini sejalan dengan upaya KADIN Pusat yang terus mendorong digitalisasi dan kemandirian ekonomi. (Lihat lebih lanjut mengenai program KADIN Indonesia di KADIN Indonesia).
Komitmen ini bukan hal baru bagi KADIN Jakarta Timur. Sejak awal masa bakti, organisasi ini secara konsisten telah mengimplementasikan berbagai inisiatif untuk memperkuat kapasitas UMKM, termasuk mengadakan pelatihan manajemen keuangan, lokakarya pemasaran digital, serta memfasilitasi pertemuan bisnis. Inisiatif-inisiatif ini merupakan kelanjutan dari fokus KADIN dalam membangun ekosistem bisnis yang resilien, sebuah komitmen yang telah berulang kali disuarakan dalam pertemuan-pertemuan sebelumnya dan menjadi prioritas utama.
Dengan berakhirnya RAPIMKOTA V ini, KADIN Kota Jakarta Timur semakin mantap dalam misinya untuk menjadikan pengusaha lokal sebagai garda terdepan pembangunan ekonomi. Sinergi yang terjalin antara KADIN, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan diharapkan mampu menciptakan Jakarta Timur yang lebih sejahtera, inovatif, dan berdaya saing global melalui kekuatan ekonomi lokalnya.