Petugas Pertamina tengah melayani pengisian bahan bakar di salah satu SPBU yang disiagakan untuk mendukung kelancaran Grand Prix MotoGP 2026 di jalur menuju Mandalika. (Foto: finance.detik.com)
PT Pertamina (Persero) mengumumkan langkah proaktif dalam menjamin ketersediaan energi jelang perhelatan akbar Grand Prix MotoGP 2026 di Sirkuit Internasional Mandalika. Sebanyak tujuh Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang tersebar di jalur-jalur strategis menuju kawasan Mandalika telah disiagakan untuk beroperasi 24 jam penuh. Inisiatif ini merupakan bagian integral dari komitmen Pertamina untuk mendukung kelancaran acara bertaraf internasional tersebut serta kenyamanan seluruh lapisan masyarakat, baik warga lokal maupun wisatawan.
Keputusan untuk mempersiapkan infrastruktur bahan bakar jauh-jauh hari menunjukkan perencanaan matang dari Pertamina. Peningkatan pasokan dan layanan operasional 24 jam ditujukan untuk mengantisipasi lonjakan permintaan BBM yang signifikan, seiring dengan perkiraan membanjirnya pengunjung ke destinasi pariwisata super prioritas ini pada tahun 2026. Kesiapan ini tidak hanya menyoroti aspek operasional, tetapi juga strategi jangka panjang dalam pengembangan daerah.
Strategi Peningkatan Layanan BBM Menuju Mandalika
Tujuh SPBU yang dipilih Pertamina memiliki lokasi yang sangat strategis, mencakup jalur utama dari Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIL) menuju Mandalika, serta rute-rute populer yang kerap dilalui wisatawan. Peningkatan layanan ini mencakup penambahan stok tangki, kesiapan armada mobil tangki siaga, dan optimalisasi jumlah petugas operator di lapangan.
- Operasional 24 Jam: Memastikan aksesibilitas bahan bakar kapan saja, sangat krusial bagi pengunjung yang datang dari berbagai waktu dan moda transportasi.
- Peningkatan Stok: Pasokan BBM dipastikan lebih dari cukup, melebihi kapasitas harian normal, untuk mengantisipasi puncak permintaan.
- Lokasi Strategis: SPBU tersebar merata di sepanjang jalur vital, meminimalkan antrean dan memudahkan pengisian bahan bakar.
- Kesiapan Infrastruktur: Modernisasi fasilitas dan kesiapan teknologi pembayaran non-tunai juga menjadi fokus.
Langkah ini merupakan antisipasi Pertamina terhadap pengalaman sebelumnya saat event besar serupa diselenggarakan, di mana antrean panjang dan potensi kelangkaan BBM menjadi perhatian utama. Dengan persiapan yang lebih awal dan menyeluruh, Pertamina berharap dapat mencegah masalah serupa dan memastikan pengalaman yang mulus bagi semua pihak.
Belajar dari Pengalaman dan Antisipasi Lonjakan Pengunjung
Penyelenggaraan MotoGP di Sirkuit Mandalika telah membuktikan dampak ekonominya yang masif bagi pariwahisata dan UMKM lokal. Setiap gelaran balap selalu menarik puluhan ribu pengunjung, baik dari dalam maupun luar negeri. Lonjakan jumlah orang ini secara otomatis meningkatkan kebutuhan akan berbagai fasilitas pendukung, termasuk bahan bakar.
Dalam event-event sebelumnya, Pertamina telah mengerahkan berbagai upaya darurat, seperti Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum Modular (SPBU Modular) dan Pertamina Delivery Service (PDS), untuk menjangkau area-area terpencil atau yang mengalami kepadatan tinggi. Belajar dari pengalaman tersebut, persiapan yang dilakukan untuk MotoGP 2026 ini bersifat lebih terstruktur dan terintegrasi dengan rencana jangka panjang pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika. Dukungan Pertamina terhadap infrastruktur energi di Mandalika tidak hanya terbatas pada BBM konvensional, tetapi juga mulai merambah ke energi yang lebih ramah lingkungan, menandakan visi yang komprehensif.
Komitmen Pertamina untuk Dukungan Energi Nasional
Sebagai salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang memegang peran vital dalam ketahanan energi nasional, Pertamina senantiasa menunjukkan komitmennya dalam mendukung program-program pemerintah, khususnya yang berkaitan dengan promosi pariwisata dan pembangunan ekonomi daerah. MotoGP Mandalika adalah platform penting untuk menunjukkan kapabilitas Indonesia dalam menyelenggarakan event kelas dunia dan Pertamina adalah salah satu tulang punggung kesuksesannya.
Langkah strategis ini juga sejalan dengan upaya pemerintah pusat dan daerah untuk terus memoles citra Mandalika sebagai destinasi pariwisata unggulan dunia. Dengan jaminan ketersediaan energi, sektor transportasi, akomodasi, dan bisnis pendukung lainnya dapat beroperasi dengan optimal, memberikan kepercayaan diri bagi investor dan pelaku usaha.
Dampak Jangka Panjang bagi Pariwisata dan Ekonomi Lokal
Persiapan yang dilakukan Pertamina untuk MotoGP 2026, meskipun terkesan dini, sesungguhnya merupakan investasi jangka panjang. Ketersediaan infrastruktur BBM yang handal tidak hanya bermanfaat saat event besar berlangsung, tetapi juga mendukung aktivitas pariwisata harian dan pertumbuhan ekonomi lokal secara berkelanjutan. Wisatawan yang berkunjung ke pantai-pantai eksotis atau desa-desa tradisional di sekitar Mandalika akan merasa lebih nyaman dengan akses BBM yang mudah.
Penguatan infrastruktur ini turut berkontribusi pada penciptaan lapangan kerja, peningkatan pendapatan asli daerah (PAD), serta memacu pertumbuhan UMKM di sektor transportasi dan pariwisata. Ini adalah gambaran nyata sinergi antara BUMN dan pemerintah dalam mendorong akselerasi pembangunan ekonomi daerah, menjadikan Mandalika lebih dari sekadar sirkuit balap, melainkan pusat pertumbuhan ekonomi baru yang berkelanjutan.
Dengan persiapan yang terencana dan komitmen yang kuat, Pertamina memastikan bahwa sektor energi siap sepenuhnya untuk menyambut kemeriahan MotoGP 2026, menjamin kenyamanan dan kelancaran mobilitas bagi jutaan pasang mata yang akan tertuju pada keindahan dan dinamika Mandalika.