Perwakilan PT Astra International Tbk berdialog dengan warga Desa Les, Buleleng, Bali, dalam rangka program Desa Sejahtera Astra (DSA) yang berfokus pada pelestarian alam dan budaya lokal untuk mendukung SDGs. (Foto: nasional.tempo.co)
Astra International Dukung Pelestarian Alam dan Budaya di Desa Les, Bali
PT Astra International Tbk menegaskan kembali komitmennya dalam mendukung keberlanjutan lingkungan dan pelestarian warisan budaya melalui inisiatif Desa Sejahtera Astra (DSA) di Desa Les, Kecamatan Tejakula, Kabupaten Buleleng, Bali. Program ini menjadi bukti nyata kolaborasi yang dibangun Astra bersama masyarakat lokal, sejalan dengan visi perusahaan untuk mencapai kesejahteraan bersama bangsa sekaligus mendukung tercapainya Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) di Indonesia.
Inisiatif DSA di Desa Les berfokus pada pemberdayaan komunitas untuk secara aktif terlibat dalam perlindungan ekosistem alam yang kaya serta melestarikan tradisi dan kearifan lokal yang menjadi identitas daerah tersebut. Melalui pendekatan holistik, Astra tidak hanya menyalurkan bantuan, tetapi juga memfasilitasi transfer pengetahuan dan keterampilan, sehingga dampak positif dapat berkelanjutan dan mandiri.
Kolaborasi Strategis untuk Lingkungan dan Budaya
Program Desa Sejahtera Astra dirancang sebagai model pengembangan masyarakat yang mengintegrasikan berbagai aspek kehidupan, termasuk lingkungan, ekonomi, sosial, dan budaya. Di Desa Les, fokus utama Astra adalah pada pelestarian alam dan budaya, yang merupakan dua pilar penting bagi keberlanjutan sebuah komunitas di Bali. Desa Les, dengan keindahan alam pesisir dan tradisi yang kuat, memiliki potensi besar untuk dikembangkan secara berkelanjutan.
Kerja sama ini melibatkan berbagai pihak, mulai dari tokoh masyarakat, kelompok pemuda, hingga pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal. Astra bertindak sebagai katalisator, mendorong inisiatif dari bawah dan memastikan program yang dijalankan relevan dengan kebutuhan serta aspirasi warga Desa Les. Pendekatan partisipatif semacam ini telah menjadi ciri khas program CSR Astra di berbagai wilayah Indonesia, mencerminkan pemahaman bahwa pembangunan yang efektif harus datang dari dan untuk masyarakat itu sendiri.
Beberapa inisiatif kunci yang didorong dalam program ini meliputi:
- Pengelolaan Sampah Berbasis Komunitas: Mendorong kesadaran dan praktik pengelolaan sampah yang bertanggung jawab, termasuk daur ulang dan pengurangan sampah plastik, untuk menjaga kebersihan pantai dan laut.
- Konservasi Ekosistem Pesisir: Melibatkan masyarakat dalam penanaman mangrove dan terumbu karang, upaya rehabilitasi habitat laut, serta edukasi tentang pentingnya menjaga kelestarian biota laut.
- Revitalisasi Seni dan Budaya Lokal: Mendukung pelatihan seni tari tradisional, musik gamelan, dan kerajinan tangan khas Desa Les, serta memfasilitasi pementasan atau pameran untuk melestarikan dan memperkenalkan kekayaan budaya kepada generasi muda dan wisatawan.
- Edukasi Lingkungan dan Budaya: Menyelenggarakan lokakarya dan program pendidikan bagi anak-anak dan remaja tentang nilai-nilai pelestarian alam dan pentingnya menjaga warisan budaya leluhur.
Mendukung SDGs dan Kesejahteraan Bersama
Langkah-langkah yang diambil Astra di Desa Les secara langsung berkontribusi pada beberapa Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) yang dicanangkan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa. Komitmen terhadap pelestarian alam dan budaya ini tidak hanya sekadar bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan, melainkan telah terintegrasi dalam strategi bisnis jangka panjang Astra. Melalui program DSA, Astra secara konkret mendukung:
- SDG 4: Pendidikan Berkualitas: Dengan program edukasi lingkungan dan budaya bagi masyarakat dan generasi muda.
- SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi: Melalui pengembangan UMKM lokal yang berkaitan dengan pariwisata berkelanjutan dan produk budaya.
- SDG 11: Kota dan Komunitas Berkelanjutan: Dengan membangun kapasitas masyarakat untuk mengelola sumber daya lokal dan merencanakan pembangunan yang berkelanjutan.
- SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim: Melalui program konservasi ekosistem pesisir seperti penanaman mangrove yang berfungsi sebagai penyerap karbon.
- SDG 14: Ekosistem Lautan: Melalui upaya rehabilitasi terumbu karang dan edukasi tentang menjaga kebersihan laut.
- SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan: Dengan membangun sinergi antara Astra, pemerintah daerah, masyarakat, dan organisasi lokal lainnya.
Inisiatif ini bukan yang pertama bagi Astra. Sejak lama, perusahaan telah menunjukkan konsistensinya dalam mengimplementasikan program-program CSR yang terukur dan berdampak, mulai dari sektor pendidikan, kesehatan, lingkungan, hingga kewirausahaan. Program DSA Desa Les adalah kelanjutan dari semangat Astra untuk tumbuh bersama masyarakat dan mewujudkan cita-cita bangsa untuk mencapai kemandirian dan kesejahteraan.
Dengan perkuatan program DSA di Desa Les, Astra International berharap dapat menciptakan model pengembangan masyarakat yang dapat direplikasi di daerah lain, membuktikan bahwa pertumbuhan ekonomi dapat berjalan seiring dengan pelestarian lingkungan dan budaya. Komitmen jangka panjang seperti ini menjadi fondasi penting dalam membangun masa depan yang lebih berkelanjutan bagi Indonesia. Kunjungi situs web Astra untuk informasi lebih lanjut mengenai komitmen keberlanjutan perusahaan: Astra International Sustainability.