Mahasiswa Universitas Pembangunan Jaya (UPJ) akan mengikuti Sekolah Pasar Modal Level 2 yang diselenggarakan MNC Sekuritas dalam Jaya Investment Week 2026, memperkuat pemahaman analisis fundamental dan teknikal. (Foto: economy.okezone.com)
MNC Sekuritas akan kembali menegaskan komitmennya dalam mendorong peningkatan literasi keuangan di kalangan generasi muda melalui dukungannya terhadap penyelenggaraan Sekolah Pasar Modal (SPM) Level 2. Program edukasi investasi ini dijadwalkan berlangsung di Universitas Pembangunan Jaya (UPJ) sebagai bagian dari acara Jaya Investment Week (JIW) 2026 pada Selasa, 9 Juni 2026. Kolaborasi strategis ini bertujuan membekali mahasiswa dengan pemahaman mendalam mengenai analisis fundamental dan teknikal, dua pilar penting dalam pengambilan keputusan investasi di pasar modal.
Inisiatif ini melanjutkan serangkaian program edukasi yang telah secara konsisten dilakukan MNC Sekuritas dalam beberapa tahun terakhir, menunjukkan komitmen jangka panjang perusahaan terhadap pengembangan literasi finansial di Indonesia. Dengan fokus pada mahasiswa, MNC Sekuritas berharap dapat mencetak investor-investor muda yang cerdas, kritis, dan siap menghadapi dinamika pasar modal global.
Meningkatkan Pemahaman Investasi Sejak Dini
Edukasi pasar modal sejak dini memiliki peran krusial dalam membentuk generasi muda yang melek finansial. Banyak kasus penipuan investasi atau kerugian akibat kurangnya pemahaman mendalam tentang instrumen investasi menunjukkan betapa pentingnya literasi keuangan yang komprehensif. MNC Sekuritas, melalui SPM Level 2, berupaya mengisi kekosongan tersebut dengan menyediakan platform pembelajaran yang praktis dan relevan bagi mahasiswa UPJ.
Mahasiswa akan diajak memahami tidak hanya teori, tetapi juga simulasi praktis dari dunia investasi. Program ini tidak hanya sekadar memperkenalkan pasar modal, tetapi juga memberikan bekal kemampuan analisis yang dibutuhkan untuk membuat keputusan investasi yang rasional dan terukur. Harapannya, mereka dapat menjadi agen perubahan yang menyebarkan pemahaman investasi yang benar di lingkungan sekitar.
Strategi Analisis Pasar Modal: Fundamental vs. Teknikal
Sekolah Pasar Modal Level 2 dirancang khusus untuk memperdalam dua metode analisis utama yang digunakan investor:
- Analisis Fundamental: Mahasiswa akan belajar cara mengevaluasi nilai intrinsik suatu saham atau instrumen investasi lain dengan menganalisis faktor-faktor ekonomi, industri, dan perusahaan. Ini mencakup laporan keuangan, kondisi makroekonomi, manajemen perusahaan, dan posisi kompetitif.
- Analisis Teknikal: Peserta akan diajari membaca grafik harga, mengidentifikasi pola, dan menggunakan indikator teknikal untuk memprediksi pergerakan harga di masa depan. Metode ini berfokus pada data historis harga dan volume untuk mengidentifikasi tren dan momentum pasar.
Gabungan kedua pendekatan ini membekali calon investor dengan perspektif yang lebih holistik. Mereka tidak hanya memahami ‘mengapa’ sebuah perusahaan berpotensi tumbuh, tetapi juga ‘kapan’ waktu yang tepat untuk masuk atau keluar dari pasar. Ini adalah keterampilan krusial bagi siapa pun yang ingin sukses di pasar modal, baik sebagai investor jangka panjang maupun trader aktif.
Kolaborasi Berkelanjutan untuk Masa Depan Keuangan
Keterlibatan institusi pendidikan seperti UPJ dalam Jaya Investment Week 2026 menunjukkan sinergi positif antara sektor korporasi dan akademisi. Universitas memiliki peran strategis dalam menyiapkan sumber daya manusia yang berkualitas, termasuk dalam bidang keuangan. Dengan dukungan dari praktisi pasar modal seperti MNC Sekuritas, mahasiswa mendapatkan akses langsung ke pengetahuan dan pengalaman yang berharga.
“Melalui Jaya Investment Week, kami berupaya menciptakan ekosistem yang kondusif bagi mahasiswa untuk menggali potensi diri dalam dunia investasi. Kolaborasi dengan MNC Sekuritas akan memastikan bahwa materi yang disampaikan relevan dan sesuai dengan praktik terbaik di industri,” ujar perwakilan UPJ dalam pernyataan pers. Komitmen ini selaras dengan visi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang terus mendorong peningkatan indeks literasi dan inklusi keuangan di seluruh lapisan masyarakat, khususnya generasi muda. (Sumber referensi tentang pentingnya literasi keuangan: OJK: Literasi Keuangan)
Dukungan terhadap program semacam ini diharapkan dapat menjadi fondasi kuat bagi pertumbuhan investor domestik yang berpengetahuan, sekaligus mendukung stabilitas dan pertumbuhan pasar modal Indonesia di masa depan. Program seperti SPM Level 2 di JIW 2026 merupakan investasi jangka panjang bagi kemajuan ekonomi nasional.