Atmosfer kompetisi yang sengit di HGI Samarinda Domino Tournament, ajang kualifikasi Liga Pro Domino Indonesia. (Foto: foto.okezone.com)
Ribuan atlet dari sepuluh provinsi berkumpul di GOR Segiri, Samarinda, untuk mengikuti HGI Samarinda Domino Tournament. Ajang kompetisi ini menjadi Seri 4 babak kualifikasi menuju Liga Pro Domino Indonesia, sebuah liga profesional yang dinaungi oleh Pengurus Besar Persatuan Olahraga Domino Indonesia (PB PORDI). Sebanyak 1.536 peserta berpartisipasi dalam turnamen yang berlangsung sengit dari Sabtu hingga Minggu ini, memperebutkan total hadiah fantastis sebesar Rp200 juta serta Piala Wali Kota Samarinda.
Empat tim terbaik yang berhasil melaju ke babak semifinal dari Samarinda ini akan mendapatkan kesempatan emas untuk melanjutkan perjuangan pada seri terakhir kualifikasi di Jakarta, yang dijadwalkan berlangsung akhir tahun. Ini adalah langkah krusial dalam perjalanan mereka menuju puncak kompetisi domino nasional.
Perkembangan Olahraga Domino Profesional
Ketua Umum PB PORDI, Andi Jamaro Dulung, menegaskan bahwa Seri 4 di Samarinda ini merupakan titik tengah perjalanan yang signifikan menuju Liga Pro Domino Indonesia. Antusiasme yang meluas, ditandai dengan keterlibatan pemain dan daerah yang semakin beragam, secara jelas menunjukkan perkembangan pesat olahraga domino di Indonesia.
“Keterlibatan ribuan pemain dari berbagai penjuru provinsi adalah bukti nyata bahwa domino kini tidak hanya sekadar permainan santai, melainkan telah bertransformasi menjadi olahraga kompetitif yang diakui,” ujar Andi Jamaro Dulung. Menurutnya, ini adalah momen penting untuk mengangkat citra domino ke level profesional, memastikan adanya standar kompetisi yang tinggi dan pembinaan atlet yang berkelanjutan.
Beberapa poin penting dari visi PB PORDI:
- Meningkatkan standar kompetisi domino di Indonesia.
- Memperluas jangkauan dan partisipasi atlet dari seluruh daerah.
- Membentuk ekosistem olahraga domino yang profesional dan sportif.
- Mendorong regenerasi atlet-atlet domino berbakat.
Junjung Sportivitas dan Semangat Kebersamaan
Wali Kota Samarinda, Andi Harun, turut hadir dan menyambut hangat para atlet. Dalam sambutannya, ia mengajak seluruh peserta untuk menjunjung tinggi nilai sportivitas dan kebersamaan. Wali Kota juga menekankan pentingnya menerapkan motto PB PORDI, yaitu 4N 1T. Motto ini merupakan panduan etika yang sangat relevan bagi para atlet dan komunitas olahraga secara umum. Informasi lebih lanjut mengenai PB PORDI dapat diakses di situs resmi mereka.
“Motto 4N 1T, yakni No Judi, No Narkoba, No Alkohol, No Smoking, serta tertib beribadah, bukan hanya sekadar slogan. Ini adalah pondasi moral yang harus dipegang teguh untuk menciptakan lingkungan kompetisi yang sehat dan positif,” tegas Wali Kota Andi Harun. Ia berharap, melalui turnamen ini, para atlet dapat menunjukkan kualitas diri tidak hanya dalam permainan, tetapi juga dalam etika dan perilaku di luar lapangan.
Kolaborasi dan Dampak Event Skala Nasional
Digelarnya turnamen bergengsi ini merupakan hasil kolaborasi antara PB PORDI dengan Higgs Games Island (HGI). Kemitraan ini menunjukkan sinergi kuat antara federasi olahraga dan entitas swasta dalam memajukan industri olahraga, khususnya domino. Dukungan HGI sebagai salah satu platform permainan digital terkemuka, menjadi indikasi bahwa potensi olahraga domino kian dilirik sebagai hiburan sekaligus ajang kompetisi serius.
Antusiasme peserta dan atmosfer kompetisi yang tinggi di GOR Segiri menegaskan bahwa HGI Samarinda Domino Tournament bukan hanya sekadar turnamen. Ini adalah salah satu etape penting dalam mewujudkan Liga Pro Domino Indonesia yang berkelanjutan dan berkelas. Setelah kesuksesan seri-seri sebelumnya, Samarinda kini menjadi saksi bisu bagi perjalanan para atlet terbaik untuk mengukir sejarah di kancah domino profesional nasional, mendekatkan impian mereka untuk bersaing di panggung tertinggi di Jakarta akhir tahun nanti. Turnamen ini menjadi bukti nyata bahwa olahraga domino memiliki masa depan cerah di Indonesia, dengan potensi untuk melahirkan bintang-bintang baru yang akan mengharumkan nama bangsa.