Ribuan jamaah memadati halaman Pondok Pesantren Assalam Arya Kemuning di Sendawar, Kutai Barat, saat perayaan Harlah ke-34 yang menghadirkan Ustadz Abdul Somad dan Menteri Agama Nasaruddin Umar pada Sabtu (4/7/2026). (Foto: eventnusantara.com)
SENDAWAR – Ribuan jamaah membanjiri halaman Pondok Pesantren Assalam Arya Kemuning di Kelurahan Simpang Raya, Kecamatan Barong Tongkok, pada Sabtu (4/7/2026). Kehadiran mereka adalah untuk mengikuti Syukuran Hari Lahir (Harlah) ke-34 pondok pesantren yang istimewa ini, yang puncaknya ditandai dengan Tabligh Akbar akbar yang menghadirkan penceramah nasional terkemuka, Ustadz Abdul Somad (UAS).
Acara penuh khidmat ini tidak hanya menarik perhatian masyarakat lokal dan sekitarnya, tetapi juga mendapat kehormatan dengan kehadiran Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar. Kehadiran tokoh-tokoh penting ini menandakan pengakuan atas peran strategis Pondok Pesantren Assalam dalam mencetak generasi unggul dan menyebarkan nilai-nilai keagamaan di Tanah Air, khususnya di wilayah Kutai Barat. Antusiasme jamaah yang memadati lokasi menjadi bukti nyata kerinduan akan siraman rohani dan dukungan terhadap institusi pendidikan Islam.
Antusiasme Jamaah dan Kehadiran Tokoh Nasional
Sejak pagi, ribuan jamaah dari berbagai penjuru, tidak hanya dari Sendawar tetapi juga daerah tetangga, sudah mulai berdatangan. Mereka rela menempuh perjalanan jauh demi mendengarkan ceramah Ustadz Abdul Somad yang dikenal dengan gaya penyampaiannya yang lugas dan mudah dicerna, serta mendapatkan berkah dari momen sakral Harlah pondok pesantren. Atmosfer kebersamaan dan spiritualitas terasa sangat kuat, menggambarkan eratnya ikatan antara ulama, umara, dan umat.
Kehadiran Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, memberikan bobot tersendiri bagi acara ini. Dalam sambutannya, Menteri Agama menekankan pentingnya peran pondok pesantren sebagai benteng moral bangsa dan garda terdepan dalam menjaga moderasi beragama. Beliau juga mengapresiasi perjalanan panjang Pondok Pesantren Assalam yang telah berkontribusi selama 34 tahun dalam mendidik santri dan syiar Islam.
- Ustadz Abdul Somad membawakan ceramah yang berpusat pada tema pentingnya menjaga persatuan umat dan peran generasi muda dalam melanjutkan perjuangan dakwah.
- Menteri Agama Nasaruddin Umar menyoroti komitmen pemerintah dalam mendukung pengembangan pesantren dan pentingnya pendidikan karakter berbasis agama.
- Pengasuh Pondok Pesantren Assalam, KH [nama pengasuh belum disebutkan], menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran para tokoh dan ribuan jamaah, serta memohon doa restu untuk kemajuan pondok pesantren ke depan.
Peran Strategis Pondok Pesantren dalam Pendidikan Bangsa
Perayaan Harlah ke-34 ini bukan sekadar seremoni, melainkan refleksi atas dedikasi dan perjalanan panjang Pondok Pesantren Assalam Arya Kemuning. Selama lebih dari tiga dekade, lembaga pendidikan ini telah menjadi pilar penting dalam mencetak individu yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga berakhlak mulia dan memiliki pemahaman agama yang kokoh. Ini sejalan dengan visi Kementerian Agama untuk menjadikan pesantren sebagai pusat keunggulan pendidikan Islam di Indonesia. Kementerian Agama sendiri terus berupaya meningkatkan kualitas dan aksesibilitas pendidikan pesantren.
Peran pondok pesantren semakin vital di era modern, tidak hanya sebagai lembaga pendidikan agama, tetapi juga sebagai agen perubahan sosial dan penggerak ekonomi kerakyatan. Kehadiran tokoh nasional seperti UAS dan Menteri Agama pada acara Harlah ini secara tidak langsung menegaskan kembali pentingnya dukungan dari semua pihak, baik pemerintah maupun masyarakat, untuk keberlangsungan dan kemajuan pesantren.
Mengukuhkan Silaturahmi dan Spirit Kebangsaan
Tabligh Akbar yang meriah ini tidak hanya memberikan pencerahan rohani, tetapi juga menjadi ajang silaturahmi akbar bagi masyarakat. Momen berkumpulnya ribuan orang ini mengukuhkan rasa persaudaraan dan kebersamaan di tengah keberagaman. Semangat Harlah Pondok Pesantren Assalam menjadi simbol kekuatan umat Islam yang bersatu padu dalam mendukung pendidikan dan dakwah.
Keberhasilan acara ini, dengan hadirnya tokoh-tokoh penting dan antusiasme jamaah yang luar biasa, menjadi indikator bahwa Pondok Pesantren Assalam terus tumbuh dan menjadi mercusuar keilmuan serta spiritualitas di Kutai Barat. Diharapkan, momentum ini akan semakin memicu semangat seluruh civitas akademika dan alumni untuk terus berkarya, memberikan kontribusi terbaik bagi agama, bangsa, dan negara.