JAKARTA – Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 di Jakarta berhasil mencatat kesuksesan gemilang. Pameran otomotif bergengsi yang diselenggarakan pada 5 hingga 15 Februari tersebut sukses menarik 580.250 pengunjung dan membukukan transaksi fantastis hingga Rp8,7 triliun. Angka-angka ini tidak hanya melampaui ekspektasi, tetapi juga memberikan sinyal kuat akan kebangkitan dan optimisme di sektor otomotif nasional.
Keberhasilan IIMS 2026 ini diumumkan oleh penyelenggara dalam keterangan pers pada Sabtu (21/2/2026), menegaskan posisi pameran sebagai barometer penting bagi industri kendaraan di Indonesia. Pencapaian ini diharapkan menjadi katalisator bagi pertumbuhan ekonomi yang lebih luas, terutama di tengah berbagai tantangan global.
IIMS 2026: Pendorong Utama Optimisme Pasar Otomotif Nasional
Presiden Direktur Dyandra Promosindo, Daswar Marpaung, mengungkapkan kegembiraannya atas capaian ini. “Kami juga berharap momentum positif ini terus bertumbuh di sepanjang tahun 2026,” ujarnya. Pernyataan Marpaung mencerminkan harapan besar bahwa kesuksesan IIMS bukan hanya euforia sesaat, melainkan awal dari tren positif berkelanjutan bagi seluruh ekosistem otomotif Indonesia.
Momentum ini didukung oleh beberapa faktor kunci:
- Inovasi Produk: Peluncuran berbagai model kendaraan terbaru, termasuk kendaraan listrik (EV) dan hibrida, menarik minat tinggi dari konsumen yang haus akan teknologi dan efisiensi.
- Penawaran Spesial: Berbagai promosi menarik, paket pembiayaan yang fleksibel, dan diskon khusus selama pameran turut mendorong keputusan pembelian.
- Keyakinan Konsumen: Peningkatan kepercayaan konsumen terhadap kondisi ekonomi dan prospek pendapatan di masa depan memicu daya beli masyarakat.
- Dukungan Pemerintah: Kebijakan pemerintah yang mendukung transisi menuju kendaraan ramah lingkungan juga turut membentuk lanskap pasar yang kondusif.
Transaksi sebesar Rp8,7 triliun menunjukkan kapasitas belanja masyarakat yang signifikan, sekaligus menjadi indikator kesehatan ekonomi makro. Angka ini juga menegaskan peran IIMS sebagai platform vital bagi para produsen dan distributor untuk mencapai target penjualan dan memperkuat pangsa pasar mereka.
Dampak Ekonomi dan Prospek Industri Otomotif
Kesuksesan IIMS 2026 memiliki efek domino yang positif bagi perekonomian nasional. Transaksi triliunan rupiah tidak hanya mengalir ke produsen mobil, tetapi juga menggerakkan sektor-sektor terkait seperti pembiayaan, asuransi, suku cadang, dan industri pendukung lainnya. Hal ini berpotensi menciptakan lapangan kerja baru dan meningkatkan pendapatan negara dari pajak.
Sejak pertama kali diadakan, IIMS secara konsisten memperkuat posisinya sebagai salah satu pameran otomotif terbesar di Indonesia, berperan sebagai barometer tren, inovasi, dan prospek pasar. Kehadirannya tidak hanya memfasilitasi transaksi jual-beli, tetapi juga menjadi ajang edukasi dan sosialisasi mengenai perkembangan teknologi otomotif terkini. Pameran ini selalu berhasil menyajikan gambaran komprehensif mengenai dinamika tren pasar otomotif Indonesia kepada publik dan pelaku industri.
Inovasi dan Tren Kendaraan Masa Depan di IIMS 2026
IIMS 2026 tidak hanya tentang angka, tetapi juga tentang inovasi. Pameran ini menjadi panggung utama bagi berbagai terobosan di industri otomotif, khususnya dalam segmen kendaraan listrik dan hybrid. Pengunjung berkesempatan melihat langsung teknologi baterai terbaru, infrastruktur pengisian daya, serta fitur-fitur pintar yang semakin canggih. Antusiasme terhadap kendaraan listrik menjadi salah satu daya tarik utama, mencerminkan pergeseran preferensi konsumen yang semakin peduli lingkungan dan efisiensi.
Selain itu, tema konektivitas dan personalisasi kendaraan juga menjadi sorotan. Produsen memamerkan fitur-fitur seperti sistem infotainment terintegrasi, bantuan pengemudi canggih, dan opsi kustomisasi yang semakin beragam, menunjukkan bagaimana industri otomotif terus beradaptasi dengan kebutuhan gaya hidup modern.
Dengan berakhirnya IIMS 2026, Dyandra Promosindo telah menetapkan standar baru untuk pameran otomotif di Indonesia. Angka pengunjung yang masif dan total transaksi yang impresif menjadi bukti nyata bahwa semangat dan gairah terhadap industri otomotif di Indonesia tetap membara. Momentum positif ini diharapkan akan terus berlanjut, membawa industri otomotif Indonesia menuju tahun 2026 yang lebih cerah dan inovatif.